Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkatoran Rusak dan Terbengkalai
Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkatoran Rusak dan Terbengkalai
NIAS SELATAN - Kawasan perkantoran di Desa Bawonahó, Kecamatan Fanayama, milik Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, masih menjadi pusat aktivitas sejumlah organisasi perangkat daerah.
Sedikitnya delapan dinas berkantor di kawasan ini, dengan aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang tetap berlangsung.
Namun, di tengah aktivitas tersebut, sejumlah bangunan justru terlihat mengalami kerusakan, sementara beberapa lainnya tampak kosong dan kurang terawat.
Papan informasi di kawasan ini menunjukkan lokasi tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang seharusnya dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.
Salah satu gedung yang masih digunakan adalah kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Aktivitas pelayanan administrasi kependudukan tetap berlangsung, meski kondisi fisik bangunan terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian.
Di kawasan yang sama, terdapat pula bangunan yang tidak digunakan untuk aktivitas perkantoran. Kondisi lingkungan di sejumlah titik tampak ditumbuhi rumput dan terdapat sampah.
Kondisi lainnya terlihat pada gedung yang sebelumnya digunakan Dinas Pendidikan, yang mengalami kebakaran pada 2025 lalu. Hingga kini, bagian atap, dinding dan sejumlah elemen bangunan masih mengalami kerusakan.
Sementara bangunan di sebelah Inspektorat mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon besar. Pemerintah daerah menyebut bangunan tersebut kini digunakan sebagai sekretariat Pramuka.
“Kalau bangunan sebelah Inspektorat kita gunakan untuk sekretariat Pramuka.”terang Sekda Nias Selatan, Amsarno Sarumaha.
Terkait gedung Dinas Pendidikan yang terbakar, Pemkab Nias Selatan masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik kepolisian sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Gedung Dinas Pendidikan yang terbakar tahun lalu, Pemkab hingga saat ini masih menunggu hasil Labfor kepolisian. Apabila hasil akhir sudah ada, baru Pemkab mengambil sikap.”tambah Amsarno.
Namun, untuk rencana rehabilitasi maupun pemanfaatan kembali sejumlah bangunan yang rusak, pemerintah daerah mengaku belum memiliki rencana.
“Belum ada rencana, namun kita akan lihat ke depan sesuai dengan kondisi-kondisi yang ada.”tutup Sekda.
Di satu sisi, aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan.Namun di sisi lain, sejumlah aset bangunan milik Pemerintah Kabupaten Nias Selatan masih membutuhkan perhatian.(Dj)


Komentar via Facebook